MAJENE – Peringatan Milad ke-109 Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) se-Sulawesi Barat berlangsung meriah di Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Sulawesi Barat selama dua hari, Sabtu–Minggu (13–14 Juni 2026). Kegiatan ini diikuti oleh PDA Kabupaten Majene, Polewali Mandar (Polman), Mamasa, Mamuju, Mamuju Tengah (Mateng), dan Pasangkayu.
Mengusung tema “Memperkokoh Dakwah Kemanusiaan untuk Mewujudkan Perdamaian”, peringatan milad tahun ini menjadi momentum memperkuat peran Aisyiyah dalam menjawab berbagai tantangan global, mulai dari konflik sosial, ketimpangan, krisis kemanusiaan, hingga kerusakan lingkungan yang mengancam martabat manusia.
Rangkaian kegiatan diawali dengan seminar pendidikan yang menghadirkan sejumlah narasumber kompeten. Materi pertama membahas Implementasi Sekolah Aman dan Nyaman yang disampaikan oleh Kepala BPMP Sulawesi Barat. Selanjutnya, Implementasi Deep Learning dalam Pembelajaran dipaparkan oleh Wahida, S.Pd., M.Pd., dan Sosialisasi Instrumen Akreditasi Sekolah disampaikan oleh Maryam, S.Pd., M.Pd.

Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sulawesi Barat Dr. KH. Wahyun Mawardi mengucapkan Barakallah Fii Umrik Kepada AISYIYAH yang hari ini genap 109 Tahun, ini bukan waktu yang sebentar, 109 tahun AISYIYAH tetaplah Istiqomah jadi Sayap kiri Muhammadiyah yang tak pernah lelah.
Dalam kesempatan yang sama, Pimpinan Aisyiyah juga menegaskan bahwa tema milad tahun ini sangat relevan dengan kondisi kehidupan saat ini. Sejak didirikan oleh Siti Walidah pada 19 Mei 1917, Aisyiyah telah menunjukkan bahwa dakwah dan kemanusiaan merupakan dua hal yang tidak dapat dipisahkan.
Melalui bidang pendidikan, kesehatan, pelayanan sosial, pemberdayaan ekonomi, dan pembinaan keluarga, Aisyiyah terus menghadirkan dakwah yang nyata dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas.
Ketua Pimpinan Wilayah Aisyiyah Sulawesi Barat, Hj. Sunarti Marlianti, S.H., M.Kn, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
“Seminar ini merupakan bagian dari ikhtiar bersama untuk meningkatkan kualitas pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga pembentukan karakter dan kesejahteraan murid,” ujarnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Pimpinan Persyarikatan Muhammadiyah, pimpinan dan anggota Aisyiyah dari berbagai tingkatan, para rektor perguruan tinggi, perwakilan organisasi perangkat daerah, serta tokoh masyarakat.
Pada hari kedua, Minggu (14/6/2026), kegiatan puncak Milad ke-109 Aisyiyah dihadiri oleh Wakil Bupati Majene, Dr. Hj. Andi Rita Mariani, M.Pd. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi atas kepercayaan menjadikan Kabupaten Majene sebagai tuan rumah peringatan milad tingkat Provinsi Sulawesi Barat.
“Terima kasih kepada Pimpinan Wilayah Aisyiyah atas terpilihnya Kabupaten Majene sebagai lokasi pelaksanaan Milad ke-109 Aisyiyah. Kehadiran bapak dan ibu sekalian tentu memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah,” ungkapnya.
Wakil Bupati juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Majene untuk terus membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak demi kemajuan daerah.
“Majene mungkin memiliki keterbatasan fiskal, namun kami optimistis dengan semangat kebersamaan dan kerja sama, Majene akan terus berkembang dan maju di masa mendatang. Pemerintah daerah membuka pintu selebar-lebarnya untuk kerja sama ke depan,” tuturnya.
Peringatan Milad ke-109 Aisyiyah ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi antarwarga persyarikatan, tetapi juga memperkuat komitmen bersama dalam menghadirkan dakwah kemanusiaan yang membawa perdamaian, kemajuan pendidikan, dan kesejahteraan masyarakat.
Penulis: REZKI










