Majene  

Gubernur Sulbar Lepas 55 Perahu pada Sandeq Silumba 2025 di Polewali Mandar

Polewali,– Gubernur Sulawesi Barat, H. Suhardi Duka, bersama Wakil Gubernur Salim S. Mengga, Bupati Polman, Bupati Kabupaten Majene dan Ketua Komisi I DPRD Sulbar Syamsul Samad, secara resmi melepas 56 perahu Sandeq dalam ajang Sandeq Silumba 2025 di Pantai Bahari, Kabupaten Polewali Mandar, Kamis (21/8/2025).

Kegiatan ini turut dihadiri Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sulbar, pimpinan OPD Pemprov Sulbar, serta ratusan masyarakat yang antusias menyaksikan salah satu tradisi bahari terbesar di Mandar.

Baca Juga  Bupati Majene Tekankan Kerja Kolaborasi Membangun Desa

Sandeq Silumba merupakan agenda budaya maritim tahunan yang digelar untuk melestarikan warisan leluhur, memperkuat identitas bahari Mandar, sekaligus menjadi daya tarik wisata unggulan daerah. Selain itu, kehadiran event ini diharapkan mampu menggeliatkan perekonomian masyarakat, khususnya UMKM lokal yang berpartisipasi di sekitar lokasi kegiatan.

Baca Juga  DPW IJS Kabupaten Majene Resmi Bentuk Panitia Pelantikan Pengurus Periode 2025-2029: Komitmen untuk Kemajuan Jurnalistik di Majene

Dalam sambutannya, Gubernur Sulbar menegaskan bahwa penyelenggaraan Sandeq Silumba tahun ini menjadi wujud penghargaan terhadap peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, sekaligus bagian dari upaya menjaga kelestarian budaya daerah.

“Budaya semacam ini harus terus kita jaga agar nilai-nilai leluhur tetap hidup di tengah masyarakat. Harapan saya, tahun mendatang kegiatan ini dapat digelar lebih besar dengan melibatkan lebih banyak kabupaten,” ujar Gubernur.

Baca Juga  Diskominfo SP Kabupaten Majene dan UNSULBAR Jalin Kerjasama Strategis untuk Dorong Transformasi Digital

Pantai Dapur Mandar pun dipadati warga yang antusias menyaksikan atraksi puluhan perahu Sandeq, yang dikenal sebagai salah satu perahu layar tradisional tercepat di dunia.

Dengan pelepasan 55 perahu tersebut, Sandeq Silumba 2025 diharapkan tidak hanya menjadi tontonan budaya, tetapi juga momentum kebangkitan ekonomi dan identitas maritim Sulawesi Barat di mata nasional maupun internasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *